Jumat, 03 Maret 2017

Perempuan, Puisi, dan Ketidakwarasan II

Hari ini, kisah menutup alurnya sendiri tanpa keikutsertaan penulisnya. Ia lebih memilih menutup kisah yang ia buat sendiri, yang ia sebenarnya tahu bahwa ini hanya dugaannya saja.
.
Kisah menutup alurnya sendiri tanpa keikutsertaan penulisnya. Karena ia tahu, penulisnya sudah jauh-jauh hari mencoba tidak mengikuti kata hati, mencoba melawan dugaan selama ini. 
.
Padahal, kisah sudah mencoba mengingatkan kepada penulisnya agar mau melanjutkan kembali alur, bahkan konflik yang ia butuhkan dalam cerita ini, "Aku tak pandai membuat konflik di dalam cerita," jawabnya pasrah.
.
Dan hari ini, perempuan, puisi, dan ketidakwarasan sudah tak memiliki 'jiwa' nya lagi. 

Share:

0 komentar:

Posting Komentar